12
11

Kiat Sukses Berdagang ala Nabi Muhammad SAW

Berdagang merupakan salah satu pekerjaan yang dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada para umatnya. Dalam berdagang, terdapat banyak sekali keberkahan jika dilakukan dengan benar.

Bahkan, semasa mudanya, Rasulullah SAW berdagang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Sesungguhnya sebaik-baiknya usaha adalah usaha berdagang.”

Akan tetapi, berdagang ala Rasulullah SAW dilakukan dengan cara yang baik sehingga bisa mendapatkan keberkahan dan kesuksesan saat menjalankannya. Berikut kiat sukses berdagang ala Rasulullah SAW yang sesuai dengan tuntunan Islam.

Sukses dengan Berdagang Ala Rasulullah SAW

Saat berdagang, Nabi Muhammad SAW menerapkan 4 langkah berikut ini:

1. Jujur

Saat ini, kejujuran dalam berdagang sangat jarang ditemui. Bahkan, para pedagang tidak segan-segan berbuat curang untuk bisa mendapatkan keuntungan yang banyak dari dagangannya tersebut.

Padahal Rasulullah sendiri, sangat terkenal dengan kejujurannya dalam berdagang. Beliau tidak pernah mengurangi takaran dagang, beliau justru menambahkan takarannya untuk membuat para pembeli senang.

Rasulullah SAW juga menerangkan tentang kelebihan dan kekurangan dari kondisi barang yang dijual. Hal ini membuat beliau mendapatkan gelar Al-Amin atau dapat dipercaya.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya para pedagang (pengusaha) akan dibangkitkan pada hari kiamat sebagai para penjahat kecuali pedagang yang bertakwa kepada Allah, berbuat baik dan jujur.”

2. Tidak Mudah Putus Asa

Dalam berdagang, Anda akan melewati banyak sekali proses, dan berulangkali mengalami kegagalan. Butuh waktu yang tidak sebentar untuk bisa mendapatkan keuntungan dari dagangan yang dijual.

Oleh karena itu, Rasulullah SAW sangat menganjurkan pada umatnya untuk tidak mudah putus asa.

3. Mengambil Keuntungan yang Wajar

Rasulullah SAW tidak pernah mengambil banyak keuntungan dari para pembelinya. Bahkan, beliau juga memberi tahukan secara jujur berapa modal yang dibutuhkan ketika ditanya oleh seorang pembeli.

Di dalam Al-Qur’an Surat Asy Syuraa ayat 20, Allah SWT berfirman:

“Barangsiapa yang menghendaki keuntungan akhirat, akan Kami tambahkan keuntungan itu baginya, dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan dunia, Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu kebahagiaan pun di akhirat.” (QS. Asy0Syuraa: 20).

4. Menjual Barang dengan Kualitas yang Baik

Ibn Majah meriwayatkan sebuah hadits, Uqbah bin Amir pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:

“Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak halal bagi seorang muslim untuk menjual barang yang ada cacatnya kepada temannya, kecuali jika dia jelaskan.” (HR. Ibn Majah).

Do’a Berdagang Rasulullah SAW

Selain berusaha, Anda juga harus berdo’a kepada Allah SWT agar ikhtiar dalam berdagang bisa mendapatkan keuntungan yang lebih berkah. Berikut do’a yang bisa dibaca agar dagangan menjadi lebih berkah:

Allahumma innii asaluka an’tarzuqanii rizqan halaalan waa si’an thayiban min ghairi ta’abin wa laa masyaq-qatin wa laa dhairin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir.

Artinya: “Ya Allah, aku minta kepada Engkau agar melimpahiku rizki yang halal, luas dan baik tanpa kesusahan, tanpa kemelaratan dan tanpa kepayahan. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”

Do’a tersebut bisa Anda panjatkan untuk memohon kepada Allah SWt supaya dagangan laris dan bisa mendapatkan keuntungan yang lebih berkah. Untuk pembahasan lengkap mengenai ini silahkan kunjungi https://www.dakwahdaily.com.

Dalam berdagang, Rasulullah SAW memang tidak mengambil banyak keuntungan dan beliau selalu jujur dengan para pembelinya dan menambahkan takaran untuk membuat para pembeli merasa senang.

Namun, hal tersebut tidak membuat Rasulullah SAW mengalami kerugian. Sebaliknya, Rasulullah SAW mendapatkan keuntungan dan kesuksesan dari dagangan tersebut.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply